Warteg masuk Mal
20 May 2007 at 12:51 pm | In bekasi, tempat makan | Leave a CommentTags: warteg
Denger warteg pasti ingetnya warung makan murah, lauk rumahan dan banyak pilihan. Citra produk yang didapat tanpa mengeluarkan biaya beriklan.
Kalo ada tempat makan dalam mal yang menjual nama warteg pastilah ingin nebeng citra tesrsebut.
“Warteg Mal” gw lihat di Mega Mal Bekasi. Lokasinya persis di pintu masuk sebelah parkir motor. Strategis.
Karena ada dalam mal, warteg ini tentu kelihatan lebih bersih dibanding warteg umumnya. Lebih adem juga. Karena pake AC.
Lauk pauk yang disediakan hampir sama. Makanan khas rumahan. Tinggal sebut mau apa, nanti diambilin mba penjaganya. Bedanya kalo warteg umumnya makan dulu baru bayar, disini habis pesen langsung bayar. Kayak fast food ajah.
Harganya, lebih mahal pastinya. Tapi beda harganya ga jauh. Masih wajar. Kalo di warteg luar makan nasi + telor balado + tempe + kerupuk + minum es teh tawar, bayar 5.000 – 6.000 perak, disini bayar 8.000 perak.
Setu Cilodong
16 May 2007 at 11:42 am | In cilodong, depok, setu | 6 CommentsTags: setu
Gw tahu tempat ini sejak membeli rumah di perumahan belakang setu ini. Oma Lake View nama perumahan tersebut. Menjual setu ini sebagai bagian dari perumahan, yang menjadi salah satu daya tarik gw mengambil kavling disini.
Berada di perbatasan Depok – Cibinong. Dan nggak terlalu luas.
Awal2 ke sini waktu itu sedang puncaknya musim kemarau. Setu terlihat seperti bak yang lagi dikuras. Airnya cuma ada beberapa genangan, bahkan terlihat seperti lapangan becek. Terlihat penuh lagi memasuki musim hujan. Sampai sekarang. Sayangnya sebagian permukaan setu tertutupi tumbuhan air yang membuat setu terlihat seperti rawa. Kurang indah dilihat jadinya.
Seperti setu2 lain, terlihat warga sekitar mancing disini. Sekedar manghabiskan waktu. Syukur2 dapet ikan.
Selain mancing, bisa juga sekedar ngemil atau minum es kelapa di warung yang berderet di pinggir setu yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Seperti yang terlihat minggu pagi waktu gw kesini, beberapa orang yang bersepedaan sedang istirahat sejenak disini.
Konon sudah disediakan dana 23 milyar untuk perbaikan setu2 yang ada di Depok. Dan Setu Cilodong salah satu setu yang akan dinormalisasi sehingga optimal dalam fungsinya sebagai daerah resapan air.
Mudah2an Setu Cilodong jadi terawat ya. Biar kalo gw mau piknik ga perlu jauh2.
Lihat gw sama Mia sepedaan ke sini di: http://nuarnyamia.multiply.com/photos/album/28
Fishing Valley
14 May 2007 at 6:52 pm | In bogor, tempat makan, tempat mancing | 4 CommentsTempat ini ngga jauh dari Depok. Nggak sampai 1 jam naik motor dari Depok II. Tinggal ikutin Jln Raya Pemda.
Fasilitasnya selain kolam pemancingan juga ada restoran lesehan berupa saung-saung. Serunya lagi bisa mancing di sekeliling saung tsb. Mancingnya ngga bayar. Kalo dapet ikan baru bayar, itungannya per kg. Peraturan yg perlu diingat, dilarang melepas ikan yg sudah terpancing. Karena bakal didenda, kalau ketahuan.
Makanannya lumayan enak. Paling nggak yang gw sama Mia coba. Harganya sesuai sama porsinya lah.
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.