Mengelola Sampah Rumah Tangga di Perkampungan/Perkotaan (via Berbagi Tak Pernah Rugi)

11 March 2011 at 4:46 pm | Posted in lingkungan, perumahan | Leave a comment
Tags: , , , , , , , , ,

dari blog yg menginspirasi : http://isroi.wordpress.com

Mengelola Sampah Rumah Tangga di Perkampungan/Perkotaan Masalah sampah adalah masalah semua orang, termasuk di kota Bogor. Warga seringkali membuang sampah sembarangan yang menyebabkan penyumbatan aliran sungai dan akhirnya dapat menyebabkan banjir. Kondisi ini mendorong Pak Djajat, anggota Dewan kota Bogor, untuk mengelola sampah warga di RW setempat. Kira-kira pertengahan tahun 2007, Pak Djajat dan Pak Wawan datang ke laboratorium saya untuk berdiskusi tentang pengelolaan sampah warga. Selain datang … Read More

via Berbagi Tak Pernah Rugi

Jadi Orang Bijak

27 January 2011 at 3:43 pm | Posted in depok, pajak, perumahan | 1 Comment
Tags: , ,

Hari ini saya jadi orang bijak. Alias abis bayar pajak.

Bayar 2 jenis pajak. Pajak kendaraan bermotor (sepeda motor) dan Pajak Bumi & Bangunan alias PBB.

Pertama ke kantor Samsat Depok di Depok II Tengah untuk bayar pajak Suzuki Spin.

Sampe tempat parkir, langsung ke tempat foto copy. Bayar 4rb buat foto copy KTP, STNK, BPKB, plus disusun dan dimasukin ke map.

Setelah itu langsung masuk ke ruangan, dan seperti biasa ruame buanget… tempat duduk hampir penuh. Yang diri juga ngga sedikit. Ambil formulir, trus diisi.. dan diserahin ke loket.

Tinggal nunggu dipanggil kasir. Nah.. disini yg lama. Hampir 1 jam, baru dipanggil untuk bayar. 155rb untuk Suzuki Spin SR 2008.

Setelah bayar, dikasih bukti lunas bayar pajak.

Sudah selesai kah? Blom.. Karena STNK dan KTP masih di petugas. Jadi setelah bayar di kasir, nunggu dipanggil lagi di loket sebelah untuk pengambilan STNK dan KTP, dan dikasih sampul plastik buat STNK.

Selesai.. Ngga repot. Tapi nunggunya lama… Herannya di tempat parkir, ada aja yg minta tolong untuk pembayaran pajak ini.

Eh iya.. saat nunggu di panggil kasir, ada pengumuman pake pengeras suara: bahwa mulai 26 Januari 2011, sudah dibuka Samsat Outlet di Depok Town Square (Detos). Buka tiap hari (termasuk hari minggu!), jam 09.00-19.00.

Abis dari Samsat, tinggal bayar pajak 1 lagi. Bayar PBB.

Di lembaran SPPT-nya, tercatat tempat pembayaran selain di kantor kecamatan. Yaitu bisa via ATM, teller bank, phone banking, juga internet banking. Tapi berhubung ngga punya account di bank-bank yg bisa melayani transaksi tsb, saya mampir ke BNI yang kebetulan dilewatin.

Sesampai di BNI Margonda kebetulan lagi sepi. Ngga ada antrian. Langsung ke teller. Bilang mau bayar PBB. Ngga perlu ngisi form apa-apa. Tinggal bayar, dan setelah itu dikasih tanda bukti transaksi.

Gini baru enak bayar pajaknya. Cepett.. ngga pake nunggu-nunggu.

 

 

Bagaimana mengusir ulat bulu?

3 December 2010 at 3:22 pm | Posted in cilodong, depok, hewan, perumahan, pohon, rumah | Leave a comment
Tags: , ,

Bagaimana caranya…?

dari hasil browsing, banyak caranya.
Antara lain:

- Beli anti hama di tukang tanaman.

- Pakai campuran oli dan kapur bangunan.

- Pakai abu bekas bakaran kayu.

- Campuran : Tembakau, Kenikir, Pandan, Kemangi, Cabe rawit, Kunyit, Bawang Putih, Aquadestilata, Decomposer BSA, Gula pasir (repottt ye cari bahannya :p)

- Campuran sabun deterjen dan air.

- Bawang putih, cabai, dicampur dengan sabun.

- Rendaman air tembakau.

Yang paling menarik adalah postingan seorang member di milis tabloid rumah.
Kalau tidak terlalu mengganggu sebaiknya dibiarkan saja. “Wabah” itu akan hilang sendiri.
Karena ulat-ulat itu akan bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Yang bikin taman rumah lebih indah.

Abdul Gani – Al Falah

7 January 2009 at 11:30 am | Posted in cilodong, depok, perumahan, rumah | 8 Comments
Tags: ,

Udah lama ga sepedaan. Sabtu pagi kemaren coba main lagi. Ga berencana jauh2. Cuma nyusurin Jl. Abdul Gani dan seterusnya.

Keluar rumah jam 6. Kelihatan beberapa perumahan baru muncul disini. Menyusul Oma Lake View dan Griya Kalibaru (sebelumnya udah ada lama Puri Nirwana 2).

- Perumahan Green View, agak masuk sekitar 1 km dari jalan utama. Baru ada rumah contoh.

green-view

- Cibinong Green Residence, pinggir jalan. Karena ngga masuk ke dalem jadi ngga tahu udah ramai atau belum.

cibinong-green

- Perumahan Pesona Pertiwi, udah terbangun beberapa rumah.

pesona-pertiwi

- Perumahan Taman Mutiara Cibinong, pas sebelah Pesona Pertiwi. Udah agak banyak yg terbangun rumahnya. Beberapa sudah ditempati.

taman-mutiara

- Griya Kalibaru, yang ini udah agak lama. Rumah ready stock terbangun banyak. Penghuninya juga sudah lumayan rame.

griya-kalibaru

- Komplek TNI AD. Pas disamping Griya Kalibaru tapi karena sudah terpagar tidak bisa langsung ke sini.

tni

- Kopwani Village II. Abis dari Situ Cilodong, lewat komplek ini untuk pulang. Sedang dibangun banyak rumah.

kopwani-village

Jam 9 sampe rumah di Oma Lake View yang sebelahan sama Kopwani Village. Sayangnya perumahan sendiri ga difoto. Hehehe. Tapi bisa dilihat di fotonya tetangga rumah, Pak Surya disini.

Oma Lake View apa Griya Kalibaru?

11 September 2007 at 10:08 am | Posted in depok, perumahan | 106 Comments
Tags: , ,

Kenapa saya pilih Oma Lake View (OLV) daripada Griya Kalibaru (GK)? Karena gambar di brosurnya lebih bagus. ha3x…
Gambar pemandangannya, dan perspektif 3d rumahnya.

Alasan lain, OLV berada di sebelah danau/setu (cilodong), sesuai namanya. Tadinya saya malah mau rumah yg di pinggir setu. Tapi ga ada. Karena sesuai peraturan, harus ada jarak antara perumahan dengan setu.

GK bukannya ga punya kelebihan. Sekitar 1 tahun yg lalu -waktu saya survey kedua perumahan ini- GK menyediakan rumah ready stock walau cuma 1 blok di depan. Blok yang lain sama seperti OLK, rumah dibangun setelah KPR disetujui.
Dan jalan di blok depan ini sudah diaspal. Mulus. Sedang OLV belom -malah sampai sekarang.
Kelebihan GK lainnya, sudah ada tembok belakang setinggi 1 meter. Jadi tinggal ditambah tingginya kalo merasa kurang. Sedang OLV sama sekali tidak ada.

Fasum / fasos kedua perumahan ini bagaimana? Sama kok. Sama2 ga ada. he3x
Keduanya hanya menyediakan lahan untuk itu, dan menyerahkan ke warga untuk pembangunannya.

Untuk kualitas rumahnya sendiri, yah wajar lah untuk rumah seharga 100 juta lebih dikit. Jangan ngarepin pintu kamper, rangka atap baja ringan, atau lantai keramik kw1 ya…

Tentang developer keduanya, OLV dibangun oleh developer yg mengerjakan perumahan yg berawalan OMA. Kayak Oma Indah Cimanggis (1 & 2), Oma Jatiwarna, Oma di parung, bahkan ada yg di Jatim (surabaya, gresik, dsk.)
Sedangkan GK, yg saya tahu membangun perumahan Kalibaru Permai (dekat GK) yg sudah penuh, serta Perumahan Jatijajar.

Kesimpulannya, keduanya sama kok. Secara lokasi deketan, harga ga jauh beda, kualitas rumah sejajar. Tergantung selera kita sama fasad / tampak rumahnya. Tapi kalo ada yg tanya pendapat saya ambil dimana, ya pasti saya menyarankan untuk ambil di OLV saja. Biar tetangga saya tambah banyak…

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.